Rabu, 22 Oktober 2014

Ciri-ciri Karangan Narasi :
a. Menyajikan serangkaian berita atau peristiwa.
b. Disajikan dalam urutan waktu serta kejadian yang menunjukkan peristiwa awal sampai akhir.
c. Menampilkan pelaku peristiwa atau kejadian.
d. latar (setting) di gambarkan secara hidup dan terperinci.

Contoh karangan Narasi sebagai berikut :

Minggu, 23 April, Pukul 08.00 pagi, peserta perjalanan ”Susur Sungai Cikapundung” sudah mulai berkumpul di sekretariat KMPA di Sunken Court W–03. Satu jam kemudian, rombongan berangkat menuju Curug Dago, dengan sedikit naik ke arah hulu di mana perjalanan itu dimulai. Tanpa ragu, peserta mulai menyusuri Cikapundung meskipun ketinggian air hampir mencapai sebatas pinggang. Ketinggian air pun meningkat sekitar 50 cm setelah hujan deras mengguyur Bandung hampir sehari penuh kemarin, Sabtu 22 April 2006. Hari tersebut bertepatan dengan Hari Bumi.
Derasnya air Sungai Cikapundung tidak mengecilkan hati para peserta yang mengikuti acara ”Susur Sungai Cikapundung”. Acara ”Susur Sungai Cikapundung” ini merupakan salah satu acara dari serangkaian kegiatan Pekan Hari Bumi se–ITB yang diadakan oleh Unit Kegiatan KMPA (Keluarga Mahasiswa Pecinta Alam) yang bekerja sama dengan PSIK (Perkumpulan Studi Ilmu Masyarakat). Acara ”Susur Sungai Cikapundung” ini diikuti oleh 24 orang yang terdiri atas berbagai unit kegiatan ITB seperti PSIK, KMPA, Teknik Pertambangan, Nymphea, Planologi dan 3 orang pelajar dari SMP al-Huda dan satu pelajar dari SMK Dago. (Somad, 2007).

Sabtu, 21 Juni 2014

Ilmu Budaya Dasar


BAB I
Pengertian Ilmu Budaya Dasar

-       Pengertian Ilmu Budaya Dasar
Menurut saya ilmu budaya dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengurai masalah-masalah dalam kebudayaan.

-       Tujuan Ilmu Budaya Dasar
Penyajian mata kuliah Ilmu Budaya Dasar tidak lain merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan demikian jelaslah bahwa mata kuliah Ilmu Budaya Dasar tidak dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk didalam pengetahuan budaya.

BAB II
Manusia dan Kebudayaan

Manusia dan kebudayaan merupakan salah satu ikatan yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan ini. Manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna menciptakan kebudayaan mereka sendiri dan melestarikannya secara turun menurun. Berbagai budaya di negara indonesia kita

BAB III
Ilmu Budaya Dasar dalam Kesusastraan

Keterkaitan antara manusia dengan sastra adalah suatu bahasa, ucapan, ekspresi pikiran seseorang. Sastra juga merupakan ungkapan pribadi manusia yang berupa pengalaman hidup, semangat , ide dalam bentuk suatu gambaran yang membangkitkan pesona dengan alat bahasa. Dengan sastra manusia dapat mengkomunikasikan apa yang ada dipikirannya pada hakikatnya satra adalah bahasa. Contohnya seperti seseorang yang membuat karya seni yaitu puisi. Dalam kalimat-kalimat puisi tersebut mengandung suatu  makna yang ditulis. Seperti pengalaman hidup dan perasaan yang sedang dialami oleh penulis.

BAB IV
Manusia dan Cinta Kasih

-       Pengertian Manusia
Manusia secara bahasa berasal dari kata “manu” (sansekerta), “mens”(latin), yang berarti berfikir, berakal budi atau makhluk yang berakal budi(mampu menguasai makhluk lain). Secara istilah manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta, sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok(genus) atau seorang individu.

-       Pengertian Cinta Kasih
Cinta Kasih menurut saya adalah rasa yang terjadi pada setiap semua seseorang baik lawan jenis maupun sesama. Terjadi cinta kasih adalah adanya saling pengertian, perhatian dan rasa tulus.

Opini :
Manusia dan Cinta Kasih sangat berkaitan bawah semua manusia punya rasa cinta kasih kepada semua manusia baik lawan jenis maupun sesama. Contoh yang bisa ambil adalah ibu dan anak. ibu sangat punya rasa cinta kasih kepada anaknya, ia membelai untuk anaknya karena ada rasa cinta kasih. Dan begitu pula bisa kita ambil dari persahabatan karena adanya saling pengertian, perhatian dan rasa tulus untuk menjadi sahabat.




BAB V
Manusia dan Keindahan

-       Pengertian Manusia
Manusia secara bahasa berasal dari kata “manu” (sansekerta), “mens”(latin), yang berarti berfikir, berakal budi atau makhluk yang berakal budi(mampu menguasai makhluk lain). Secara istilah manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta, sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok(genus) atau seorang individu.

-       Pengertian Keindahan
Keindahan berasal dari kata Indah, Keindahan adalah sifat dari sesuatu yang memberi kita rasa senang bila melihatnya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya.

Opini :
Manusia dan keindahan sangatlah berkaitan karena manusia diciptakan oleh Tuhan yang Maha Esa sesempurna mungkin ada yang cantik dan kurang cantik, ada yang ganteng dan kurang ganteng semua kita harus mengsyukur kepada sang maha pencipta. Dari kata manusia dan keindahan bukan hanya melalui fisik saja, disini ada namanya keindahan akhlak jadi jangan menilai manusia dari fisiknya saja tetap dari akhlaknya juga. Ibarat “jangan melihat dari sampul”.

BAB VI
Manusia dan Penderitaan

-       Pengertian Manusia
Manusia secara bahasa berasal dari kata “manu” (sansekerta), “mens”(latin), yang berarti berfikir, berakal budi atau makhluk yang berakal budi(mampu menguasai makhluk lain). Secara istilah manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta, sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok(genus) atau seorang individu.

-       Pengertian Penderitaan
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau batin, atau lahirbatin.
Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat ada juga yang ringan. Namun peranan individu Juga menentukan berat tidaknya intensitas penderitaan.
Opini :
Manusia dan Penderitaan sangatlah berkaitan semua manusia pun punya penderitaan disini penderitaan yang saya nilai adalah masalah setiap manusia. Setiap manusia semua mempunyai masalah masing-masing dalam hidupnya tetap bagaimana kita menanggapi dan cari jalan keluar dalam permasalahan tersebut . ada pun contoh-contoh penderitaan seperti terlebibat hutang, karena faktor ekonomi dsb.

BAB VII
Manusia dan Keadilan

-       Pengertian Manusia
Manusia secara bahasa berasal dari kata “manu” (sansekerta), “mens”(latin), yang berarti berfikir, berakal budi atau makhluk yang berakal budi(mampu menguasai makhluk lain). Secara istilah manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta, sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok(genus) atau seorang individu.

-       Pengertian Keadilan
Keadilan berasal dari kata adil, adil dimana kita membagi sesuatu, akan tetapi tak harus sama rata akan tetapi bagaimana kita membagi dengan melihat masing-masing kebutuhan dengan rasa ikhlas.
Opini :
Menurut saya Manusia dan Keadilan itu berkaitan karena kalau tidak ada rasa adil antara manusia dan manusia akan terjadi perkelahian. Contohnya dalam pembagian harta waris dalam agama islam ahli waris itu adalah laki-laki lebih banyak mendapatkan warisan dibandingkan wanita, akan tetapi tergantung dari wasiat dari pewaris tersebut jika ia berwasiat bahwa laki-laki dan wanita mendapatkan warisan sama rata, kenapa? karena agar tidak ada timbulnya rasa iri dan dengki dalam persaudaraannya.

BAB VIII
Manusia dan Pandangan Hidup

-       Pengertian Manusia
Manusia secara bahasa berasal dari kata “manu” (sansekerta), “mens”(latin), yang berarti berfikir, berakal budi atau makhluk yang berakal budi(mampu menguasai makhluk lain). Secara istilah manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta, sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok(genus) atau seorang individu.

-         Pengertian Pandagan Hidup
Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan.

Opini :
Manusia pasti mempunyai pandangan hidup yang diartikan pandangan hidup itu adalah menatap masa depan dan akan ingin menjadi manusia lebih baik lagi. Dengan demikian pandagan hidup itu bukanlah timbul seketika atau waktu yang sangat singkat, akan tetapi dengan melalui proses waktu yang cukup lama dan terus menerus, sehingga pemikiran itu dapat diuji kenyataannya dan dapat diterima oleh akal. Misalnya saya bercita-cita menjadi polisi dalam garis besar saya bercita-cita menjadi polisi adalah pandangan hidup, akan tetapi tidak semudah itu saya menjadi polisi butuh proses yang lama dan apakah saya berhasil atau tidak saya harus bisa menerima kenyataan tersebut.


BAB IX
Manusia dan Tanggung Jawab

-       Pengertian Manusia
Manusia secara bahasa berasal dari kata “manu” (sansekerta), “mens”(latin), yang berarti berfikir, berakal budi atau makhluk yang berakal budi(mampu menguasai makhluk lain). Secara istilah manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta, sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok(genus) atau seorang individu.

-       Pengertian Tanggung Jawab
Menurut saya tanggu jawab itu adalah bisa menanggung atas hal yang dilakukan.

Opini :
Manusia dan Tanggung  Jawab sangat berkaitan, sifat tanggung  jawab sangatlah penting  dalam diri manusia, karena sifat tanggung jawab ini orang bisa percaya dengan kita dan sebaliknya kalau kita tidak punya rasa tanggung jawab orang pun tidak akan percaya terhadap kita. Tanggung jawab juga bisa diartikan adalah dapat memikul apa yang ia lakukan terhadap sesuatu hal apapun dan ia tidak akan kabur dari hal tersebut.





Bab X
Manusia dan  Kegelisahan

-       Pengertian Manusia
Manusia secara bahasa berasal dari kata “manu” (sansekerta), “mens”(latin), yang berarti berfikir, berakal budi atau makhluk yang berakal budi(mampu menguasai makhluk lain). Secara istilah manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta, sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok(genus) atau seorang individu.


-       Pengertian Kegelisahan
Kegelisahan berasal dari kata gelisah , yang berarti tidak tentram hatinya , selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas. Tidak lain dari semua itu adalah reaksi natural psikologis dan phisiologis akibat ketegangan saraf dan kondisi-kondisi kritis atau tidak menyenangkan. Pada masing-masing orang terdapat reaksi yang berbeda dengan yang lain, tergantung faktor-faktornya, dan itu wajar. Adapun bahwa manusia selalu merasa gelisah hingga membuatnya mengeluarkan keringat dingin, jantungnya berdetak sangat kencang, tekanan darahnya naik pada kondisi. Serta dapat juga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa kwatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan. Kegelisahanhanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau gerak gerik seseorang dalam situasi tertentu. Kegelisahan merupakansalah satu ekspresi kecemasan. Karena itu dalam pengertian sehari-hari kegelisahan juga diartikan kecemasan, kekhawatiran ataupun ketakutan. Masalh kecemasan atau kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi, yang secara definisi dapat disebutkan, bahwa seseorang mengalami frustasi karena apa yang diinginkan tidak tercapai.

Opini :
Berkaitan Manusia dan kegelisahan, semua manusia pasti punya rasa gelisah. Gelisah itu diartikan sifat dimana manusia dalam hidup yang tidak tenang tentram. Contoh dalam kasus dalam agama islam, dimana manusia yang tidak dekat dengan Allah hidupnya pasti penuh kegelisahan hidupnya dan dengan mendekati Allah lah hidup kita tenang dan tidak ada kegelisahan  dengan cara solat wajib 5 waktu dengan tepat waktu, beristigfhar, berdzikir dan masih banyak hal yang bisa lakukan agar kita selalu dekat dengan Allah.

Bab XI
Manusia dan Harapan

-       Pengertian Manusia
Manusia secara bahasa berasal dari kata “manu” (sansekerta), “mens”(latin), yang berarti berfikir, berakal budi atau makhluk yang berakal budi(mampu menguasai makhluk lain). Secara istilah manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta, sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok(genus) atau seorang individu.

-       Pengertian Harapan
Keinginan yang diharapkan menjadi kenyataan.

Opini :
Berkaitan manusia dan harapan, semua manusia pasti punya harapan masing-masing dan ingin menjadi kenyataan akan tetapi apakah harapan kita akan membuahkan hasil sesuai harapan kita atau tidak yang disebut kegagalan. Kita bisa banyak harapan kita tetapi dibarengin usaha dan doa. Usaha dan doa harus seimbang jika tidak ada salah satu pasti akan gagal. Dari kegagalan itulah kita belajar lagi agar harapan yang berikutnya tidak gagal kembali. Contoh harapan menjadi orang yang lebih baik, orang tua berdoa agar anaknya  menjadi anak soleh dan sholehah dan masih banyak lagi.

Senin, 21 April 2014

Re-view Basis Data Spasial


Pengertian Data Spasial

Data spasial mempunyai pengertian sebagai suatu data yang mengacu pada posisi, obyek, dan hubungan diantaranya dalam ruang bumi. Data spasial merupakan salah satu item dari informasi, dimana didalamnya terdapat informasi mengenai bumi termasuk permukaan bumi, dibawah permukaan bumi, perairan, kelautan dan bawah atmosfir  (Rajabidfard dan Williamson, 2000a). Data spasial dan informasi turunannya digunakan untuk menentukan posisi dari identifikasi suatu elemen di permukaan bumi  (Radjabidfard 2001). Lebih lanjut lagi Mapping Science Committee (1995) dalam Rajabidfard (2001) menerangkankan mengenai pentingnya peranan posisi lokasi yaitu, (1) pengetahuan mengenai lokasi dari suatu aktifitas memungkinkan hubungannya dengan aktifiktas lain atau elemen lain dalam daerah yang sama atau lokasi yang berdekatan dan (2) Lokasi memungkinkan diperhitungkannya jarak, pembuatan peta, memberikan arahan dalam membuat keputusan spasial yang bersifat kompleks.

Karakteristik utama dari data spasial adalah bagaimana mengumpulkannya dan memeliharanya untuk berbagai kepentingan. Selain itu juga ditujukan sebagai salah satu elemen yang kritis dalam melaksanakan pembangunan sosial ekonomi secara berkelanjutan dan pengelolaan lingkungan. Berdasarkan perkiraan hampir lebih dari 80 % informasi mengenai bumi berhubungan dengan iinformasi spasial (Wulan 2002).

Sumber Data Spasial

Data spasial dapat dihasilkan dari berbagai macam sumber, diantaranya adalah :
  • Citra Satelit, data ini menggunakan satelit sebagai wahananya. Satelit tersebut menggunakan sensor untuk dapat merekam kondisi atau gambaran dari permukaan bumi. Umumnya diaplikasikan dalam kegiatan yang berhubungan dengan pemantauan sumber daya alam di permukaan bumi (bahkan ada beberapa satelit yang sanggup merekam hingga dibawah permukaan bumi), studi perubahan lahan dan lingkungan, dan aplikasi lain yang melibatkan aktifitas manusia di permukaan bumi. Kelebihan dari teknologi terutama dalam dekade ini adalah dalam kemampuan merakam cakupan wilayah yang luas dan tingkat resolusi dalam merekam obyek yang sangat tinggi. Data yang dihasilkan dari citra satelit kemudian diturunkan menjadi data tematik dan disimpan dalam bentuk basis data untuk digunakan dalam berbagai macam aplikasi. Mengenai spesifikasi detail dari data citra satelit dan teknologi yang digunakan akan dibahas dalam bab tersendiri.
  • Peta Analog, sebenarnya jenis data ini merupakan versi awal dari data spasial, dimana yang mebedakannya adalah hanya dalam bentuk penyimpanannya saja. Peta analago merupakan bentuk tradisional dari data spasial, dimana data ditampilkan dalam bentuk kertas atau film. Oleh karena itu dengan perkembanganteknologi saat ini peta analog tersebut dapat di scan menjadi format digital untuk kemudian disimpan dalam basis data.
  • Foto Udara (Aerial Photographs), merupakan salah satu sumber data yang banyak digunakan untuk menghasilkan data spasial selain dari citra satelit. Perbedaannya dengan citra satelit adalah hanya pada wahana dan cakupan wilayahnya. Biasanya foto udara menggunakan pesawat udara. Secara teknis proses pengambilan atau perekaman datanya hampir sama dengan citra satelit. Sebelum berkembangan teknologi kamera digital, kamera yang digunakan adalah menggunakan kamera konvensional menggunakan negatif film, saat ini sudah menggunakan kamera digital, dimana data hasil perekaman dapat langsung disimpan dalam basis data. Sedangkan untuk data lama (format foto film) agar dapat disimpan dalam basis data harus dilakukan conversi dahulu dengan mengunakan scanner, sehingga dihasilkan foto udara dalam format digital. Lebih lanjut mengenai spesifikasi foto udara akan dibahas dalam bab tersendiri.
  • Data Tabular, data ini berfungsi sebagai atribut bagi data spasial. Data ini umumnya berbentuk tabel. Salah satu contoh data ini yang umumnya digunakan adalah data sensus penduduk, data sosial, data ekonomi, dll. Data tabulan ini kemudian di relasikan dengan data spasial untuk menghasilkan tema data tertentu.
  • Data Survei (Pengamatan atau pengukuran dilapangan), data ini dihasilkan dari hasil survei atau pengamatan dilapangan. Contohnya adalah pengukuran persil lahan dengan menggunakan metode survei terestris.

Model data spasial

Pada pemanfaatannya data spasial yang diolah dengan menggunakan komputer (data spasial digital) menggunakan model sebagai pendekatannya.  Economic and Social Comminssion for Asia and the Pasific (1996), mendefinisikan  model data sebagai suatu set logika atau aturan dan karakteristik dari suatu data spasial. Model data merupakan representasi hubungan antara dunia nyata dengan  data spasial.  


sumber : 
 
Rajabidfard, Abbas, and I.P. Williamson. "Spatial Data Infrastructures : Concept, SDI Hierarchy and Future Directions." Melbourne, Victoria: Spatial Data Research Group, Department of Geomatics, The University of Melbourne, 2000a.


Wulan. Methodology for Selection of Framework Data : Case Study for NSDI in China. Enschede: Thesis Degree of Master of Science in GeoInformation Management, International Institute fo GeoInformation and Earth Observation (ITC), 2002.